Mesin ngelitik atau biasa disebut engine knocking adalah peristiwa terjadinya pembakaran sesaat sebelum piston mencapai posisi puncak. Pembakaran ini terjadi saat piston bergerak naik yang seharusnya pembakaran itu terjadi sesaat sesudah piston mencapai posisi puncak (piston bergerak turun). Dari kejadian tersebut menyebabkan mesin putaran mesin menghasilkan bunyi ngelitik yang berasal dari kompartemen mesin dan tentunya bisa sangat mengganggu ketika berkendara. Namun masih banyak yang meremehkan apabila mesin terdengar ngelitik, padahal hal ini tidak boleh dibiarkan karena dapat menyebabkan kerusakan yang fatal pada mesin. Apabila kejadian mesin ngelitik dibiarkan dalam jangka waktu lama hingga bunyinya bertambah parah, maka biasanya pada ujung piston / silinder akan ada bopel-bopel dan bahkan bisa sampai piston tersebut bolong.
PENYEBAB NGELITIK (Engine Knocking )
1. Penggunaan BBM yang kurang tepat
Karena seharusnya mobil tersebut menggunakan bbm dengan oktan tinggi tapi pengguna mobil tersebut menggunakan bbm dengan oktan yang rendah, seharusnya menggunakan jenis pertamax (oktan 92) namun diganti dengan premium (oktan 88). Faktor ekonomi yang biasanya membuat orang menggunakan jenis BBM oktan rendah.
2. Kerak karbon pada ruang bakar yang sudah terlalu banyak.
Seiring pemakaian mesin akan menyebabkan penumpukan kerak karbon pada ruang bakar, biasanya bila sudah mencapai KM 50000 keatas.
3. Overheat
Mesin yang terlalu panas bisa memicu terjadinya ngelitik. Kompresi yang tinggi ditambah temperatur yang tinggi bisa memicu pembakaran lebih awal. Sehingga terjadi ngelitik
4. Cara berkendara yang salah
Perlakuan terhadap mobil yang salah seperti menggunakan posisi gigi yang tidak seimbang dengan kecepatan mobil / menggunakan gigi tinggi pada kecepatan rendah, kebiasaan menambah kecepatan mobil secara tiba-tiba, atau memberikan beban di luar kemampuan mesin. Mengoper ke gear yang lebih tinggi pada rpm rendah, Normalnya penggantian gear pada rpm 3000.
CARA MENGATASI
1. Gunakan jenis BBM sesuai rekomendasi pabrik
2. Bersihkan kerak carbon pada ruang bakar.
Bisa dibersihkan dengan cairan carbon cleaner. Sudah banyak bengkel-bengkel yang dapat membersihkan ruang bakar dengan metode carbon clean, meskipun hasilnya tentu tidak dapat dikatakan akan membersihkan karbon diruang bakar hingga 100%. Bila ingin menghilangkan secara total, lakukan Top Overhoul (OH).
3.Lakukan perawatan pada sistem pendingin mesin.
Cek radiator, kipas radiator, selang-selang, water pump, thermostat. Bila salah satu komponen ini bermasalah maka akan terjadi overheat dan menimbulkan ngelitik
4. Berkendara dengan benar.
Saat akan mengoper gear yang lebih tinggi, lakukan pada rpm 3000, apabila menggunakan AC atau muatan penuh oper gigi pada rpm 3500. Jka ingin mendahului, pastikan torsi mesin cukup, torsi puncak biasanya dicapai pada rpm 3000.
PENYEBAB NGELITIK (Engine Knocking )
1. Penggunaan BBM yang kurang tepat
Karena seharusnya mobil tersebut menggunakan bbm dengan oktan tinggi tapi pengguna mobil tersebut menggunakan bbm dengan oktan yang rendah, seharusnya menggunakan jenis pertamax (oktan 92) namun diganti dengan premium (oktan 88). Faktor ekonomi yang biasanya membuat orang menggunakan jenis BBM oktan rendah.
2. Kerak karbon pada ruang bakar yang sudah terlalu banyak.
Seiring pemakaian mesin akan menyebabkan penumpukan kerak karbon pada ruang bakar, biasanya bila sudah mencapai KM 50000 keatas.

3. Overheat
Mesin yang terlalu panas bisa memicu terjadinya ngelitik. Kompresi yang tinggi ditambah temperatur yang tinggi bisa memicu pembakaran lebih awal. Sehingga terjadi ngelitik

4. Cara berkendara yang salah
Perlakuan terhadap mobil yang salah seperti menggunakan posisi gigi yang tidak seimbang dengan kecepatan mobil / menggunakan gigi tinggi pada kecepatan rendah, kebiasaan menambah kecepatan mobil secara tiba-tiba, atau memberikan beban di luar kemampuan mesin. Mengoper ke gear yang lebih tinggi pada rpm rendah, Normalnya penggantian gear pada rpm 3000.
CARA MENGATASI
1. Gunakan jenis BBM sesuai rekomendasi pabrik
2. Bersihkan kerak carbon pada ruang bakar.
Bisa dibersihkan dengan cairan carbon cleaner. Sudah banyak bengkel-bengkel yang dapat membersihkan ruang bakar dengan metode carbon clean, meskipun hasilnya tentu tidak dapat dikatakan akan membersihkan karbon diruang bakar hingga 100%. Bila ingin menghilangkan secara total, lakukan Top Overhoul (OH).
3.Lakukan perawatan pada sistem pendingin mesin.
Cek radiator, kipas radiator, selang-selang, water pump, thermostat. Bila salah satu komponen ini bermasalah maka akan terjadi overheat dan menimbulkan ngelitik
4. Berkendara dengan benar.
Saat akan mengoper gear yang lebih tinggi, lakukan pada rpm 3000, apabila menggunakan AC atau muatan penuh oper gigi pada rpm 3500. Jka ingin mendahului, pastikan torsi mesin cukup, torsi puncak biasanya dicapai pada rpm 3000.

